Monday, November 17, 2008

MENGENAL ALLAH TAALA DENGAN AL-QURAN


MENGENAL ALLAH TAALA DENGAN AL-QURAN

Assalamualaikum..kehadapan sahabat-sahabat dan pembaca blog yang dirahmati Allah..alhamdulillah, Allah memberi luangan masa untuk ana menulis pada hari ini..seperti yang ana janji pada post yang lalu, iaitu ‘TAK KENAL MAKA TAK CINTA’..yang membicarakan perkara asas dalam’ makrifatullah’ atau mengenal Allah dan sekarang ana akan menyambung di bawah tajuk ‘Mengenal Allah dengan Al-Quran..

Sahabat-sahabat yang dikasihi,

apabila kita belajar mengenal Allah maka haruslah dari sumber yang diakui oleh syarak iaitu Al-Quran, Hadith dan akal.Insyaallah, ana akan terangkan bagaimana yang dikatakan’ MENGENAL ALLAH DENGAN AL-QURAN..

Al-Quran merupakan kitab panduan ummat Islam..ia merupakan mukjizat terbesar yang Allah berikan kepada baginda Rasulallah SAW .Sebagai ummat Muhammad dan seorang Islam maka seharusnya kita berpegang teguh pada ajaran Al-Quran sebagai panduan kehidupan kita di dunia mahupun akhirat.. Sebagai seorang Islam kita bukan sahaja perlu tahu bagaimana untuk membaca Al-Quran tetapi juga memahami isi kandungannya dan mengamalkan segala apa yang diajarkan.


Di dalam Al-Quran telah diberi keterangan yang lengkap tentang Allah ‘azawajalla dan memberi panduan cara-cara bagi mengenal, mengabdikan diri dan bertaqwa kepada-Nya. Sebab itu jugalah Al-Quran menjadi sumber ilmu Tauhid yang dapat membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa dengan aqidah yang benar.

Terdapat beberapa ayat di dalam Al-Quran yang memberi penjelasan tentang Allah dimana ayat-ayat ini menunjukkan bagaimana Allah memperkenalkan dirinya kepada manusia, memperkenalkan dirinya kepada orang-orang yang beriman dan bagaimana Allah memperkenalkan dirinya kepada nabi dan Rasul..

Insyaallah, akan ana berikan nama surah dan ayatnya untuk kita hayati bersama..

Pertama, ialah Allah memperkenalkan dirinya kepada manusia..Hal ini dapat kita lihat melalui firman Allah di dalam Surah Al-Baqarah ayat 21-22 yang bermaksud:

Wahai sekalian manusia, beribadahlah kepada Tuhan kamu y mencipta kamu dan orang-orang terdahulu daripada kamu supaya kamu menjadi orang y bertaqwa.Dialah y menjadikan bumi ini untuk kamu sebagai hamparan dan langit sebagai bangunan (y dibina dgn kukuhnya) dan diturunkan hujan dari langit , lalu dikeluarkannnya dgn air itu berbagai-bagai jenis buahan y menjadi rezeki bagi kamu . Maka janganlah kamu mengadakan bagi Allah sekutu padahal kamu mengetahui bhwa Allah ialah Tuhan Yang Maha Esa..

Melalui firman Allah ini secara khusus manusia dapat mengenal Allah iaini:

Allah sebgai Tuhan( Rabb) bagi ummat manusia
Allah yang menjadikan manusia dan semua makhluk
Allah yang menjadikan langit dan bumi untuk manusia
Allah yang menurunkan hujan dan memberi rezeki kepada manusia

Sebagai manusia maka kita seharusnya menyahut seruan Allah iaini dengan mengenal diri kita sebagai hamba Allah yang seharusnya patuh pada perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya,mengesakan Allah dan tidak sesekali mempersekutukan-Nya dan kita juga haruslah beribadat kepadanya kerana itulah tujuan sebenar kita diciptakan

Kedua, Allah Taala memperkenalkan dirinya kepada orang yang beriman. Hal ini diterangkan di dalam Surah Al-Imran: 102-103 yang bermaksud:

Wahai orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada ALLAH dengan sebenar-benar taqwa dan janganlah kamu mati melainkan dalam Islam. Dan berpegang teguhlah kamu kepada tali Allah dan janganlah kamu bercerai-beri dan kenanglah nikmat Allah kepada kamu ketika kamu bermusuh-musuhan(semasa jahiliyah) lalu Allah menyatukan antara hati-hati kamu sehingga dengan itu kamu bersaudara dan dahulu kamu telah berdaa dijurang eraka disebabkan kekufuran kamu, lalu Allah selmatkan kamu daripada api neraka itu. Demikian Allah menjelaskan kepada kamu ayat-ayat keterangan supaya kamu mendapat hidayat.

Melalui ayat ini secara khusus orang yang beriman dapat mengenal Allah dan dirinya iaini:

Allah Taala mempunyai kuasa untuk memerintah orang yang breiman supaya bertaqwa kepda-Nya..
Orang yang beriman dan taat akan perintah Allah:
- bertaqwa kpd Allah
- istiqamah dalam mengamalkan dan mempertahankan ajaran Islam
- Bersatu padu dan berpegang teguh pada ajaran Islam
- Mencapai matlamat kejayaan di dunia dan di akhirat.


Ketiga, Allah memperkenalkan dirinya kepada Nabi dan Rasul

Firman Allah dalam surah Al-Ahzab: 45-46

Wahai Nabi sesungguhnya kami mengutuskanmu sebagai saksi terhadap ummatmu dan pembawa berita gembira kepada orang-orang yang beriman serta pemberi amaran kepada orang-orang yang ingkar.Dan juga sebagai penyeru ummat manusia kepada agama Allah dgn taufiqnya dan sebagai lampu yang menerangi.

Melalui ayat ini secara khususnya nabi dapat mengenal ALLAH dan mengenal dirinya sendiri iaitu:
Allah sebagai pengutus nabi
Nabi sebagai utusan (Rasul)Allah
Allah menentukan tugas Rasul.
Rasul wajib menjalankan tugasnya:
- menjadi saksi terhadap ummatnya
- membawa khabar gembira kepada orang yang beriman
- memberi amaran kepada orang yang ingkar
- berdakwah

Sahabat-sahabat yang dikasihi,

Dari penerangan di atas, jelas menunjukkan kepada kita ayat-ayat yang menjadi bukti yang kukuh untuk kita mengenal Allah..Di dalam Al-Quran sudah diterangkan dengan jelas bagaimana Allah memperkenalkan dirinya sendiri kepda manusia, orang yang beriman dan kepada nabi dan Rasul. Oleh itu kita sebagai manusia, sebagai seorang Islam..seharusnya mempelajari dan mendalami Al-Quran krn dengannya kita bisa mengenal siapa PENCIPTA kita..Insyallah,sambungan seterusnya MENGENAL ALLAH TAALA DENGAN AKAL

Sekian, wassalam

Saturday, November 15, 2008

SUBHANALLAH..MAHA SUCI ALLAH..


CIPTAANMU TUHAN..

Fajar yang menyinsing..aku memandang jauh diufuk timur..kesejukan menyeliputi diri ku..kesejukan yang memberi keasyikan kpd sihamba.. Tuhanku, akan kumulai hidupku dengan ’rasa’ baru..bantu aku Ya Allah..bantu aku ya Tuhanku..

Kulihat mentari..semakin lama..semakin kelihatan..semakin lama semakin terang cahayanya..

Masa kian berlalu..Jam berputar tanpa henti walau sesaat..

Aku memandang langit luas terbentang...Matahari kian memancar megah..Langitt cerah.. dengan kelompok awan yang tampak terapung...antara langit dgn bumi..nipis saja awannya..tidak menunjukkan ada wap-wap air terkumpul didalamnya..warna biru langit itu benar-benar mendamai hati hamba..warna biru..seumpama biru air dilautan..Subhaallah..indahnya alam ciptaanMu Tuhan..

Kulihat pula pohon-pohon yang kehijauan..dedaunan pohon-pohon itu melenggok-lenggok..seakan melambai-lambai padaku..atau mungkin ia sedang berzikir pada pencipta-Nya...zikir makhluk pada Pencipta..

Seketika, deruan angin menghembus lembut..Aku merasai hadirnya..aku merasai nikmatnya..aku merasai angin itu memeluk tubuhku..Subhanallah..Inilah nikmatMu Tuhanku..

Masa terus berlalu..Masa yang takkan menunggu..Masa yang sentiasa mencemburui manusia..

Aku memandang langit..awan mendung kelihatan..tanda-tanda akan turunnya hujan..

Seperti hati yang terdetik..betapa taat sihujan kpd Pencipta..mutiara dari langit itu gugur membasahi bumi yang tampak kering krn panahan mentari .. aku bagai terdengar bunga-bungaan bersorak kegirangan krn menerima air dari Tuhan..
tidak lama kemudian..hujan berhenti..

Matahari menyinar pancarannya yang semakin pudar..ia kian tenggelam..warna merah senja semakin menghilang di ufuk barat..duhai matahari..akan kutemuimu lagi keesokan hari..tunggu aku ya..

Malam menghijrah sementara..
Siang pergi buat seketika..

Malam itu..

Bulan menerang tampak penuh..Bintang-bintang berkelip indah..buruj-buruj kelihtan ..sekalipun hanya disinari si bulan dan bintang..namun,aku bisa melihatnya..
Sekali lagi..deruan angin menghembus lembut tubuhku..aku merasai hadirnya..Subhanaallah..indahnya alam ciptaanMu Tuhanku..

Malam kian sepi..Penduduk bumi tidur dibuai mempi..melainkan perindu-perindu yang mendamba cinta Ilahi..duduk berteluku di atas sejadah..melepas kerinduan yang tak berpenghujung..
Tuhanku..golongkan aku bersama mereka..Duhai malam yang menyepi..jangan sepikan hatiku tanpa cinta dari Penciptamu dan penciptaku..Tuhan..sedarkan hambaMu yang lemah ini..agar aku bisa menemuiMu..jagar jasad hamba bisa sujud padaMu..sedarkan aku ya Allah..izinkan aku mengubat hati rindu..

Fajar kian menyinsing..
Seperti yang diperintahkan..

Matahari akur menjalankan kewajipan..
Menerangi bumi dengan cahayanya..

Penantian semalam sudah terubat..

Matahari itu sudah kembali..Ia tidak menghilang..ia ada..perginya seketika cuma..hilangnya juga hanya seketika..

Inilah sunnatullah..alam ciptaan Allah yang membuktikan kebesarannya..segalanya sudah diterangkan di dalam Al-Quran..kitab panduan setiap insan.. kejadian siang dan malam..bumi yang berputar pada paksinya..bulan yang memantul cahya mentari..hujan..bintang dan semuanya adalah atas aturan dan ketetapan Allah

Seabagaimana Firman Allah di dalam Surah Al-Baqarah ayat 64 yang bermaksud:

Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi dan pada pertukaran malam dan siang dan pada kapal yang belayar dilaut dengan membawa benda yang bermanfaat kepada manusia demikian juga hujan yang Allah turunkan dari langit lalu dengannya Allah hidupkan tumbuh-tumbuhan di bumi yang sudah mati..serta ia biakkan padanya berbagai-bagai jenis binatang, demian juga pada perairan angin dan awan yang tunduk kepada kuasa Allah yang terapung-apung diantara langit dan bumi. Sesungguhnya pada semua itu ada tanda yang membuktikan keesaan Allah, kekuasaan-Nya, kebijaksanaan-Nya dan keluasan rahmatnya bagi kaum yang mahu menggunakan akal fikiran

Firman Allah lagi di dalam Surah Al-Baqarah: 21-22

Wahai sekalian manusia, beribadahlah kepada Tuhan kamu y mencipta kamu dan orang-orang terdahulu daripada kamu supaya kamu menjadi orang y bertaqwa.Dialah y menjadikan bumi ini untuk kamu sebagai hamparan dan langit sebagai bangunan (y dibina dgn kukuhnya) dan diturunkan hujan dari langit , lalu dikeluarkannnya dgn air itu berbagai-bagai jenis buahan y menjadi rezeki bagi kamu . Maka janganlah kamu mengadakan bagi Allah sekutu padahal kamu mengetahui bhwa Allah ialah Tuhan Yang Maha Esa..

Maha suci Allah yang mencipta segala y dilangit dan dibumi atau antra keduanya..Maha suci ALLAH yang mengetahui segala y terang mahupun gelap..Maha Suci Allah yang mengetahui segala yang sembunyi mahupun nyata..Maha suci Allah dari sebarang sekutu..

Tuhan mencipta bumi, langit, syurga, bintang-bintang, bulan dan hujan.Tuhan mencipta manusia. Tuhan mengatur semua.Jalur hidup insan,warna cerah atau kelam, hujan atau teduh..segalanya atas ketentuan-Nya

Friday, November 14, 2008

' TAK KENAL MAKA TAK CINTA'


‘TAK KENAL MAKA TAK CINTA’

Pasti kita biasa mendengar.. bila ada yang mengatakan..” Tak kenal maka tak cinta”..Persoalannya..apakah perlu untuk mengenal dulu baru hadir rasa cinta???
Bagi ana..ia..ada benarnya..tak kenal maka tak cinta..bila kenal maka dengan sendirinya rasa cinta itu hadir..

Hari ini bukanlah tujuan ana untuk membicarakan soal cinta antara manusia tapi untuk kita mencari cinta yang sebenar-benar cinta..cinta yang haqiqi dan abadi..iaitu cinta Allah..

Sebagai seorang hamba kita seharusnya rasa bersyukur..bersyukur atas segala nikmat dan kurniaan yang Allah berikan kepada kita..ya!cinta Allah cinta yang haqiqi..tapi,manusia hari ni seringkali lalai..kita terlalu mengejar-ngejar dunia..sibuk berkenal-kenal dengan manusia demi menagih rasa cinta sedang kita sendiri belum benar-benar mengenali Pencipta kita sendiri..

Tak kenal maka tak cinta..Semakin kenal semakin mendalam rasa cinta..Cinta manusia menyebabkan kita lalai dengan keindahan dunia..dan tidak mustahil untuk kita terjerumus kelembah dosa dan kemaksiatan tapi dengan mencintai Allah..percayalah kita tidak akan rugi apa-apa untuk kita mengenali-Nya sebaliknya makin mendalam rasa cinta kita kepada-Nya..

Mengenal Allah disebut juga makrifatullah. ertinya mengenal Allah dengan cara mempelajari dan mengkaji bukti atau dalil-dalil kewujudan Allah Taala dan sifat-sifatnya dan dari sumber yang diakui oleh syarak iaitu Al-Quran, Hadith dan akal.

Mengenal Allah merupakan perkara utama dan amat penting. Kenapa ia penting??kerana dengan mengenal Allah kita dapat menanamkan kepercayaan yang benar terhadap Allah, kita dapat mengukuhkan keimanan kepada Allah dan membentuk aqidah yang benar, denagn mengenal Allah, kita dapat menyelamatkan ummat Islam daripada kepercayaan dan aqidah yang salah dan sesat, kita dapat membendung pengaruh ajaran sesat dan menyeleweng dari aqidah yang benar(Aqidah Ahli Sunnah Waljamaah), dan kita dapat melakukan ibadah khusus dan ibadah umum dengan betul dan yang terkhir ialah untuk membina masyarakat yang maju berteraskan aqidah yang benar iaitu berdasarkan paradigma tauhid.

Sahabat-sahabat ana yang dikasihi,

Dalam meniti kehidupan kita seharian, yang semakin tenggelam di dalam arus keduniaan..sedarkah kita.. betapa banyaknya kes-kes murtad yang berlaku kini. Malahan kes-kes ini bukan sahaja melibatkan orang Islam yang ingin keluar dari Islam tetapi juga orang bukan Islam yang memeluk Islam tetapi akhirnya kembali ke agama asalnya. Pernah kita terfikir kenapa semua ini berlaku??ya!inilah yang akan terjadi andai aqidah kita belum benar-benar kukuh dan teguh..inilah yang akan terjadi sekiranya kita tidak benar-benar mengenali siapa PENCIPTA diri kita..Betapa ramainya manusia hari ini yang hanya Islam pada nama, Islam kerana keturunan..Islam kerana ibu dan ayahnya Islam sedang hakikatnya kita belum benar-benar memahami apa yang dikatakan dengan saya seorang ’ISLAM’ ..dan betapa ramainya antara kita yang tahu ’Allah’ Tuhan bagi semua ummat manusia..tapi kita tidak mengenali-Nya..

Hukum mengenal Allah adalah fardhu ain..ya sahabat-sahabatku..hukum mengenal Allah itu fardhu ain iaitu setiap orang yang mukallaf wajib mengenal Allah dari punca dan cara yang betul. Jika tidak maka tersesatlah ia..

Di dalam hadith Qudsi ada menyebut:

” Aku( ALLAH) ialah pembendaharaan yang tersembunyi, lalu aku mahu dikenali, maka aku jadikan makhluk supaya aku dikenali..

Sahabat-sahbat ana yang dikasihi,

Di dalam hadith diatas sudah dinyatakan dengan jelas bahawa Allah mencipta makhluk supaya ia dikenali..kerana apa?kerana dengan adanya makhluk..maka pasti adanya PENCIPTA dan PENCIPTA makhluk itu ialah ALLAH..

Persoalannya..bagaimana kita dapat mengenal Allah?? Pertama, kita dapat mengenal Allah Taala dengan mengenal nama-nama dan sifat Allah Taala. Ada 99nama ALLAH yang disebut juga ’Asmaul Husna; dan nama ALLAH adlah yang termasyur yang disebut lafaz Al-Jalalah( Lafaz yang Maha Besar). Kesemua nama-nama Allah ini menujukkan keagungan , kekuasaan dan kehebatan Allah yang tiada tolak bandingannya.

Selain mengenal Allah dengan nama-nama-Nya kita juga wajib mengenal Allah dengan mengetahui sifat-sifat-Nya iaitu sifat-sifat wajib bagi Allah, sifat-sifat yang mustahil dan sifat Harus bagi Allah iaitu dengan tiga syarat iaitu dengan i'tiqad yang putus, muafakat yang sebenar dan dengan dalil:

1.I’tiqad yang putus atau pasti(i’tiqad jazim)
- I;tiqad yang putus bererti percaya dengan pegangan yang pasti dan mantap tiada zon, syak mahupun waham.

Apa itu zhon? Syak?waham??

Insyaallah, ana terangkan dibawah ini..

Apa yang dikatakan dengan zhon itu ialah lebih percaya daripada tidak percaya,

syak bererti seimbang antara percaya dengan tidak percaya ( ragu-ragu)

manakala waham pula membwa maksud lebih percaya daripada tidak percaya.

Maka apa yang dikatakanpa dengan tiada zhon, syak, dan waham ini ialah kita perlu mempercayai sifat-sifat Allah 100% dan tidak boleh tidak percaya sekalipun sedikit.

2.Muafakat dengan yang sebenar ( Muthoobiqul waqi’)

-Muafakat dgn yang sebenar bererti kepercayaan yang bertepatan dengan i’tiqad ahli sunnah waljamaah.


3. Dengan dalil ( ’An dalil)

Dengan dalil bererti kepercayaan berdasarkan dalil iaitu dalil Al-Quran dan hadith(dalil naqli) dan dalil logik akal fikiran( dalil ’aqli)

Selain drpd 3syarat yang ana terangkan di atas,terdapat dua kaedah untuk kita mengenal Allah dan mengetahui sifat-sifat wajib, mustahil dan harus Allah iaitu sama ada secara ajmali mahupun tafsili.

Ajmali bermaksud mengenal Allah Taala dengan dalil yang ringkas tanpa hujah dan analisis iaitu ber’iktiqad dengan pasti dan mantap bahawa wajib bagi ALLAH bersifat dengan sifat-sifat kesempurnaan yang layak baginya dan mustahil bagi Allah bersifat dengan sifat-sifat kekurangan.

Tafsili pula bermaksud mengenal Allah dengan dalil yang terperinci, dengan hujah dan analisis iaitu ber’iktiqad dengan pasti dan mantap bahawa Allah Taala bersifat dengan 20 sifat wajib, 20 sifat mustahil dan satu sifat garus yang diyakini berdsarkan dalil naqli mahupun aqli.

Sahabat-sahabat yang dikasihi,
Apa yang ana huraikan adalah huraian dari apa y ana pelajari wktu ana bersekolah agama.. perkara asas yang sewjarnya kita tahu dalam kita 'Mengenal Allah'..Insyaallah, akan ana postkan sambungannya..iaini mengenal Allah melalui Al-Quran'..semoga kita mendapat sesuatu darinya..agar kita lebih mengenali siapa PENCIPTA kita.. moga dengan mengenali-Nya..makin mendalam rasa cinta kita pada-Nya..aaaminnnn...
ALLAH..ALLLAHURABBI..ALLAH TUHANKU..

Wednesday, November 5, 2008

KELEBIHAN ILMU


Pelajarilah ilmu!

Mempelajarinya kerana Allah itu TAQWA

Menuntut ilmu itu IBADAH

Mnegulang-ngulang itu TASBIH

Membahaskannya itu JIHAD

Mengajar orang yang tidak tahu itu SEDEKAH

Memberikan kepada ahlinya itu MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH

Ilmu itu TEMAN pada waktu sendirian dan KAWAN pada waktu kesepian

PETUNJUK jalan kepada agama

Pemberi nasihat, sabar pada waktu suka dan duka

Ilmu bagaikan mentari ditengah-tengah teman sejawatan

Bagaikan seorang ahli keluarga ditengah-tengah orang asinh

Ilmu sebenar jalan ke SYURGA

Dengan ilmu diangkap maratabat BANGSA

Lalu dijadikan mereka PEMIMPIN,PENGHULU dan PENUNJUK jalan kebajikan

Jejak mereka diikuti, perbuatan mereka diperhatikan

Malaikat suka dengan tingkah laku mereka

Dipayungi mereka dengan sayapnya

WATER CYCLE??


SUBHANALLAH..MAHA SUCI ALLAH..


In 1580, Bernard Palissy was the first man to describe the present day concept of ‘water cycle’. He described how water evaporates from the oceans and cools to form clouds. The clouds move inland where they rise, condense and fall as rain. This water gathers as lakes and streams and flows back to theocean in a continuous cycle.


In the 7th century B.C., Thales of Miletus believed that surface spray of the oceans was picked up by the wind andcarried inland to fall as rain. In earlier times people did not know the source of underground water. They thought the water of the oceans, under the effect of winds, was thrust towards the interior of the continents.They also believed that the water returned by a secret passage, or the Great Abyss. This passage is connected to the oceans and has been called the ‘Tartarus’, since Plato’s time.


Even Descartes, a great thinker of the eighteenth century, subscribed to this view. Till the nineteenth century, Aristotle’s theory was prevalent.According to this theory, water was condensed in cool mountain caverns and formed underground lakes that fed springs. Today, we know that the rainwater that seeps into the cracks of the ground is responsible for this.


The water cycle is described by the Qur’aan in the following verses: “Seest thou not that Allah Sends down rain from The sky, and leads it Through springs in the earth? Then He causes to grow, Therewith, produce of various Colours.” [Al-Qur’aan 39:21]- Surah Az-Zumar

“He sends down rain From the sky And with it gives life to The earthafter it is dead: Verily in that are Signs For those who are wise.” [Al-Qur’aan 30:24]-Surah Ar-Rum


“And We send down water From the sky according to (Due) measure,and We cause it To soak in the soil; And We certainly are able To drainit off (with ease).” [Al-Qur’aan 23:18] - Surah Al-Mu'minun

No other text dating back 1400 years ago gives such an accurate description of the water cycle.


Hanya selepas beberapa ribu tahun dahulu, ahli-ahli sains barat menemui bagaimana terjadinya 'kitaran air' iaitu' water cycle' sedangkan hakikatnya di dalam Al-Quran sudah diterangkan dengan jelas...Maha suci Allah Yang Maha Mengetahui segala yang dilangit dan dibumi..
ayuh sahabat-sahabatku..ayuh kita mengkaji Al-Quran..di dalamnya terselit segala rahsia..bisa dijumpai bagi yang mencari dan mengkaji..